Showing posts with label Sepakbola. Show all posts
Showing posts with label Sepakbola. Show all posts

Thursday, 9 December 2010

PALERMO KONTRAK ADELKOVIC DARI MARIBOR

Roma, 9/12 (ANTARA/AFP) - Palermo mengontrak pemain belakang Slovenia, Sinisa Andelkovic, dari Maribor dan merupakan pemain ketiga yang datang ke klub Sisilia itu dari klub yang sama dalam empat bulan ini.

Pemain berusia 24 tahun itu bergabung dengan rekan senegaranya Armin Bacinovic dan osip Ilicic, yang keduanya bergabung ke klub Italia itu Agustus lalu setelah bermain melawan mereka ketika memperkuat tim Maribor pada Liga Eropa.

Presiden Palermo Maurizio Zamparini dan direktur sport Maribor Zlatko Zahovic, mantan striker Slovenia, keduanya mengkonfirmasikan penjualan pemain tersebut.

Andelkovic menandantangani kontrak empat setengah tahun dan akan bisa dimainkan mulai bulan depan.

Zamparini mengatakan dia akan mengontrak pemain lainnya selama masa transfer Januari nanti, namun menolak mengatakan siapa, meskipun laporan-laporan media Italia mengklaim bahwa pemain itu akan berasal dari klub Maribor lagi yakni gelandang berusia 21 tahun Jasmin Kurtic.

Wednesday, 1 December 2010

PERSIL LEBAK KALAHKAN PS KOTA CILEGON 4-0

Lebak, 1/12 (ANTARA) - Persil Lebak mengalahkan PS Kota Cilegon 4-0, pada lanjutan kejuaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) III Banten yang berlangsung di Stadion Pasir ona Rangkasbitung, Rabu.

Kemenangan Persil dibuka oleh stiker Zulkifli yang berhasl menyarangkan gol ke gawang PS Kota Cilegon pada menit 4 babak pertama.

Serangan dari para pemain Persil yang terlihat sangat agresip, kembali membuahkan hasil. Pada menit 7, tendangan Aulia menjebol gawan PS Kota Cilegon yang dijaga Muahzir.

Pada menit 14, Aulia kembali menyubangkan gol untuk Persil, dan disusul gol yang dicetak Rifki pada menit 16.

Hingga pertandingan babak pertama selesai, kedudukan tetap bertahan 4-0.

Memasuki babak kedua, Persil langsung melakukan serangan ke arah jatung pertahanan PS Kota Cilegon, namun tidak berhasil menambah perolehan gol, sehingga skor akhir bertahan 4-0.

Pada pertandingan yang disaksikan ratusan penonton itu, Persil Lebak menguasai jalannya permainan sejak babak pertama hingga wasit meniup pluit panjang, tanda usainya pertandingan.

Dengan kemenangan itu, Persil Lebak dipastikan masuk semi final karena dua kali menang dan satu kali kalah.

Sementara pertandingan lainya, PS Kabupaten Tangerang mengalahkan PS Kota Tangerang Selatan 1-0.

Gol satu-satunya PS Kabupaten Tangerang itu, diciptakan gelandang kiri Robi yang berhasil memanfaatkan dengan baik umpan dari stiker Yanto.

PERSIL LEBAK KALAHKAN PS KOTA CILEGON 4-0

Lebak, 1/12 (ANTARA) - Persil Lebak mengalahkan PS Kota Cilegon 4-0, pada lanjutan kejuaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) III Banten yang berlangsung di Stadion Pasir ona Rangkasbitung, Rabu.

Kemenangan Persil dibuka oleh stiker Zulkifli yang berhasl menyarangkan gol ke gawang PS Kota Cilegon pada menit 4 babak pertama.

Serangan dari para pemain Persil yang terlihat sangat agresip, kembali membuahkan hasil. Pada menit 7, tendangan Aulia menjebol gawan PS Kota Cilegon yang dijaga Muahzir.

Pada menit 14, Aulia kembali menyubangkan gol untuk Persil, dan disusul gol yang dicetak Rifki pada menit 16.

Hingga pertandingan babak pertama selesai, kedudukan tetap bertahan 4-0.

Memasuki babak kedua, Persil langsung melakukan serangan ke arah jatung pertahanan PS Kota Cilegon, namun tidak berhasil menambah perolehan gol, sehingga skor akhir bertahan 4-0.

Pada pertandingan yang disaksikan ratusan penonton itu, Persil Lebak menguasai jalannya permainan sejak babak pertama hingga wasit meniup pluit panjang, tanda usainya pertandingan.

Dengan kemenangan itu, Persil Lebak dipastikan masuk semi final karena dua kali menang dan satu kali kalah.

Sementara pertandingan lainya, PS Kabupaten Tangerang mengalahkan PS Kota Tangerang Selatan 1-0.

Gol satu-satunya PS Kabupaten Tangerang itu, diciptakan gelandang kiri Robi yang berhasil memanfaatkan dengan baik umpan dari stiker Yanto.

KOTABARU MENANG TELAK ATAS HULU SUNGAI SELATAN

Kotabaru, 1/12 (ANTARA) - Kesebelasan Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan berhasil menang telak atas tim Kabupaten Hulu Sungai Selatan dengan skor akhir 3-0 dalam ajang bergengsi Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan di Kotabaru, Rabu.

Sementara itu, kesebelasan Kabupaten Tanah Laut juga berhasil menang tipis atas Kabupaten Tapin dengan skor akhir 2-1.

Pertandingan sepakbola yang mempertemukan kesebelasan tuan rumah Kotabaru dengan kesebelasan Hulu Sungai Selatan berlangsung di Stadion Bamega Kotabaru dan ditonton ratusan pendukung masing-masing daerah.

Tuan rumah menggunakan kostum hijau-hijau dengan formasi menyerang sedangkan kesebelasan Kabupaten Hulu Sungai Selatan menggunakan kostum kuning-kuning dengan formasi bertahan.

Meski kondisi hujan kedua kesebelasan terus berusaha bermain maksimal hingga akhirnya gol pertama tercipta pada babak pertama detik 21 melalui tendangan keras penjaga gawang Kotabaru.

Gol tersebut tergolong unik karena tendangan tersebut dilakukan melalui pertahanan Kotabaru dilakukan penjaga gawang hingga si kulit bundar melesat jauh dan masuk ke gawang Hulu Sungai Selatan 1-0.

Gol kedua juga terjadi pada babak pertama menit delapan melalui tendangan langsung Eko pemain dengan nomor punggung 10 yang sebelumnya menerima umpan silang dari Lutfi 2-0.

Sedangkan gol ketiga tuan rumah tercipta pada menit ke 26 babak pertama melalui tendangan keras Rizky pemain dengan nomor punggung 14 yang sebelumnya menerima umpan silang dari Eko pemain dengan nomor punggung 10 sehingga kedudukan menjadi 3-0.

Pertandingan tersebut akhirnya menentukan Kabupaten Kotabaru lolos dari group E dan memasuki babak selanjutnya yakni babak semifinal.

Sementara itu, kesebelasan Kabupaten Tanah Laut juga berhasil menang tipis atas Kabupaten Tapin dengan skor akhir 2-1.

Gol pertama Tanah Laut tercipta pada menit 12 babak pertama melalui tendangan keras dari luar kotak penalti pemain dengan nomor punggung 13 atas nama Joko Febriyanto sehingga kedudukan 1-0.

Gol kedua tercipta pada babak kedua menit 49 melalui tendangan penalti Yosi Irawan setelah sebelumnya terjadi pelanggaran keras di dalam kotak penalti 2-0.

Serangan demi serangan balasan berusaha dibangun kesebelasan lawan hingga akhirnya gol balasan tercipta pada menit 86 titik penalti setelah sebelumnya terjadi pelanggaran .

Tendangan penalti dilakukan M. Aidil yang tidak sanggup dibendung penjaga gawang Tanah Laut yang dijaga M. Yusuf sehingga kedudukan menjadi 2-1.

Pertandingan tersebut akhirnya menentukan Kabupaten Tanah Laut dan Tapin berhasil keluar dan lolos dari group F dan memasuki babak semifinal.

RONALDO ALAMI CEDERA PERGELANGAN KAKI

Madrid, 1/12 (ANTARA/AFP) - Pemain asal Portugal di klub Real Madrid Cristiano Ronaldo, yang absen pada sesi latihan Rabu, mengalami cedera pergelangan kaki, kata klub Spanyol itu.

"Cristiano Ronaldo menjalani pemeriksaan medis sebelum sesi latihan hari ini. Hasilnya menunjukkan ada peradangan otot pergelangan kaki kanannya," kata klub tersebut.

"Pemain akan menjalani perawatan medis lanjutan dan fisioterapi, dan akan terus dimonitor dalam 24-48 jam ke depan," katanya.

Pemain berusia 25 tahun itu ambil bagian dalam kekalahan Real 0-5 oleh pesaing lama mereka, Barcelona, pada hari Senin. Dengan cedera tersebut, berarti dia terpaksa tidak bisa memperkuat Real pada pertandingan liga berikutnya melawan Valencia pada Sabtu.

Ronaldo, pemain terbaik FIFA 2008, bermain sejak awal dalam 13 pertandingan liga musim ini, seperti juga seluruh lima pertandingan Liga Champions, dengan mencetak total 18 gol.

Real berada di posisi kedua dalam klasemen liga Spanyol dengan 32 poin, terpaut dua poin di bawah Barcelona, menyusul kekalahan mereka dari tim Catalan tersebut.

SRIWIJAYA FC REKRUT PEMAIN BARU PUTARAN KEDUA

Palembang, 1/12 (ANTARA) - Manajemen Sriwijaya Football Club menegaskan perekrutan pemain baru akan dilakukan pada putaran kedua Liga Super Indonesia, Februari 2011, kata Presiden klub ini, H Dodi Reza Alex.

"Meskipun pelatih Ivan Kolev sudah melakukan seleksi pemain beberapa waktu lalu, tapi perekrutan pemain tetap akan dilakukan pada putaran kedua," ujar Dodi, saat dihubungi dari Palembang, Sumatera Selatan, Rabu.

Dia menyatakan, sebenarnya perekrutan pemain sudah dapat dilakukan, karena PSSI telah menggunakan Transfer Matching System (TMS).

Namun menurut dia, manajemen Sriwijaya FC (SFC) telah memutuskan akan melakukan perekrutan pemain itu seusai putaran pertama.

"Kami ingin menjaga kondisi tim tetap kondusif hingga menyelesaikan putaran pertama. Saya tidak menampik karena isu perekrutan pemain baru sejak sepekan terakhir, sedikit menganggu kondisi tim," ujar dia pula.

Dodi mengungkapkan, kondisi itu terjadi saat kedatangan pemain seleksi asal Australia Milorad Simonovic ke Palembang, sepekan lalu.

"Kedatangan Simonovic secara tidak langsung menimbulkan kegelisahan bagi pemain asing Asia. Kami tidak ingin hal itu terjadi lagi, karena akan berpengaruh pada penampilan mereka," kata dia.

Untuk itu, dia meminta pelatih Ivan Kolev sedapat mungkin menahan keinginan untuk menyeleksi pemain.

"Persoalan Milorad Simonovic memang ada salah paham. Pelatih (Ivan Kolev, Red) mengira kedatangan pemain tersebut atas permintaan manajemen. Sebaliknya, menajemen menduga atas persetujuan Kolev. Rupanya semua hanya akal-akalan agen pemain saja. Tapi dampaknya sudah berpengaruh pada tim," ujar dia lagi.

Namun Dodi juga tidak menampik kejadian itu berdampak positif kepada tim, karena pemain asing Asia menjadi termotivasi untuk unjuk kemampuan dan meningkatkan kualitas mereka.

"Karena seleksi yang digelar Kolev itu, saat ini para pemain SFC berlomba-lomba untuk menunjukkan kemampuan terbaik agar tetap mendapat tempat di hati pelatih," kata putra sulung Gubernur Sumsel ini pula.

ALFRED RIEDL TAK MENYANGKA MENANG BESAR

Jakarta, 1/12 (ANTARA) - Pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl mengaku tidak menyangka timnya akan mencatat kemenangan besar 5-1 atas Malaysia pada laga perdana Grup A AFF Suzuki Cup 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, Rabu malam.

"Saya tidak menyangka tim bisa menang dengan skor 5-1. Semula saya perkirakan maksimal hanya menang dengan 3-1, tapi para pemain tampaknya belum puas sehingga masih bisa mencetak dua gol lagi," ujar Alfred Riedl seusai pertandingan.

Kelima gol tim Merah Putih dipersembahkan Muhammad Nasuha pada menit ke-21 dan 51, Cristian Gonzalez (31), Arif Suyono (75) dan Irfan Bachdim (90).

Pada menit ke-18 Indonesia tertinggal lebih dulu melalui gol Norshahrul Idlan Bin Talaha.

Riedl yang asal Austria juga mengakui, sebenarnya masih banyak kesempatan yang berhasil diciptakan Firman Utina dan kawan-kawan untuk membuat gol. Dan kemenangan tersebut semata-mata diakuinya sebagai kemauan yang besar dari timnya.

"Pada 25 menit awal pun sebenarnya tim kami bermain cukup bagus tapi tak ada kesempatan untuk mencetak gol. Justru Malaysia bisa memanfaatkan serangan balik mereka sehingga bisa mencuri gol lebih dulu," ujarnya.

Riedl mengakui pula pada pertandingan perdana itu timnya sangat terobsesi untuk mengukir kemenangan sebagai modal untuk mengamankan peluang lolos ke semifinal. Tetapi timnas masih harus menghadapi dua laga berikutnya melawan Laos (4/12) dan Thailand (7/12).

Tingginya obsesi itu, lanjutnya, mengakibatkan perandingan berlangsung dalam tempo tinggi dan menguras tenaga. Dampaknya para pemain harus menjalani pemulihan dan istirahat yang cukup.

"Tingginya tempo permainan itu membuat beberapa pemain kami mengalami kram sehingga dia harus digantikan. Tapi kami lihat pemain Malaysia juga ada yang mengalami kram serupa," ujarnya.

Riedl menambahkan, formasi yang diturunkan sejak awal pertandingan merupakan hasil latihan selama tiga pekan yang dijalani timnas, padahal kualitas pemain hanya beda-beda tipis.

"Pada pertandingan kedua nanti akan ada sedikit perubahan formasi. Ini penting karena bagaimana pun pemain yang diturunkan harus dalam kondisi prima," ujarnya.

Sementara pelatih Malaysia Rajagobal Krishnasamy mengakui kekalahan tersebut karena banyak kesalahan yang dilakukan pemainnya.

"Kita mengawali pertandingan dengan bagus dan positif sehingga bisa menciptakan gol lebih dulu. Tapi dua gol pertama Indonesia tercipta akibat kesalahan pemain kami sendiri," ujarnya.

Pada awal babak kedua, lanjut Rajagobal, timnya juga masih mampu memainkan pertandingan positif, tetapi lagi-lagi kesalahan yang dibuat pemainnya memberikan kesempatan kepada Indonesia untuk menambah gol.

Diakui Rajagobal, hal itu lebih disebabkan dalam skuadnya lebih banyak dihuni para pemain muda, karena delapan pemain inti saat tampil di Asian Games Guangzhou mengalami cedera.

"Tapi kekalahan ini belumlah mengakhiri langkah kami. Masih ada dua pertandingan yang kami harus maksimalkan," ujarnya.

Malaysia sendiri berikutnya akan menghadapi Thailand yang bermain imbang 2-2 dengan Laos pada pertandingan Sabtu (4/12).

KEMENANGAN INDONESIA ATAS MALAYSIA HIBUR FANS

Jakarta, 2/12 (ANTARA) - Kemenangan tim Indonesia atas Malaysia pada laga perdana Grup A AFF Suzuki Cup 2010 dinilai sangat menghibur masyarakat pencinta sepak bola (fans) di Tanah Air.

"Ini sangat menghibur semua pihak yang selama ini merindukan kemenangan Timnas kita di ajang internasional. Kita saksikan penonton tidak langsung beranjak setelah pertandingan berakhir," ujar Sekjen PSSI Nugraha Besoes dalam menyambut kemenangan tersebut di Jakarta, Kamis.

Nugraha mengakui bahwa selama ini masyarakat memang sangat menantikan prestasi yang dibuat oleh Timnas Indonesia setelah penampilan mengesankan Timnas di ajang Piala Asia 2007 meski pun saat itu gagal mencapai babak empat besar.

Meski demikian Nugraha berharap kemenangan tersebut tak membuat Timnas terlena karena tugas berikutnya justru semakin berat.

"Mereka tidak boleh terlena dengan kemenangan ini. Sebab tujuan atau target dari Timnas di ajang AFF Suzuki Cup ini adalah mencapai final dan diharapkan meraih gelar juara untuk pertama kalinya," ujarnya.

Di ajang turnamen Piala Suzuki yang semula bernama Piala Tiger (Tiger Cup) dan digelar sejak 1996 ini Indonesia belum sekali pun merengkuh gelar juara.

Tim Merah Putih pernah tiga kali mencapai final tetapi selalu kandas di babak pamungkas yakni pada tahun 2000 dan 2002 dikalahkan Thailand, kemudian pada final 2004 ditaklukkan Singapura.

Menanggapi kemenangan besar 5-1 atas Malaysia, Nugraha pun yakin tidak banyak yang menduga tim Merah Putih akan menang dengan skor sebesar itu yang merupakan kemenangan terbesar Timnas Indonesia pada event ini.

Nugraha juga sempat memuji beberapa pemain debutan Timnas diantaranya Christian Gonzalez yang berhasil mengakses satu gol ke gawang Malaysia.

"Gol dari Gonzalez itu gol paling indah dalam pertandingan ini. Tapi kita harus akui juga bahwa tim Malaysia tampil di AFF Cup ini dalam keadaan 'terluka' karena banyak pemain mereka yang cedera dari penampilannya di Asian Games Guangzhou," ujarnya.

Menghadapi pertandingan berikut melawan Laos pada Sabtu (4/12) nanti Sekjen PSSI berharap tim Merah Putih bisa kembali mengukir kemenangan meski dengan gol berapa pun.

"Kalau sampai Laos menyulitkan maka tugas Timnas akan menjadi berat ketika berhadapan Thailand pada putaran akhir nanti. Sebaliknya kalau kembali menang, maka Indonesia sudah bisa memastikan lolos ke semifinal," demikian Nugraha Besoes.

Saturday, 27 November 2010

HASIL DAN KLASEMEN ISL 2010/2011

Jakarta, 27/11 (ANTARA) - Berikut hasil pertandingan dan klasemen Djarum Indonesia Super League (ISL) 2010/2011, Sabtu :

PSM vs Semen Padang (0-1)

Klasemen sementara (main, menang, seri, kalah, selisih gol, poin) :

PERSIPURA 8 7 1 0 25-3 22
PSM 11 6 1 4 12-12 19
AREMA 8 5 2 1 17-6 17
SEMEN PADANG 8 5 2 1 12-7 17
DELTRAS 10 5 1 4 14-11 16
PERSIJA 7 4 2 1 10-3 14
PSPS 7 4 1 2 9-7 13
PERSIBA 11 3 4 4 15-15 13
PERSELA 10 3 3 4 7-10 12
PERSEMA 8 3 1 4 13-13 10
SRIWIJAYA FC 6 3 1 2 6-6 10
PERSIJAP 8 3 1 4 8-12 10
PERSIWA 10 2 3 5 11-20 9
PERSISAM 8 2 1 5 8-13 7
PERSIBO 8 1 3 4 7-11 6
PELITA JAYA 8 1 2 5 11-17 5
BONTANG FC 8 1 2 5 8-23 5
PERSIB 6 1 1 4 8-12 4

DAFTAR PENCETAK GOL ISL 2010/2011

Jakarta, 27/11 (ANTARA) - Berikut daftar nama pencetak gol terbanyak Djarum Indonesia Super League (ISL) 2010/2011, Sabtu :

10 - BOAZ T. ERWIN SALOSSA (PERSIPURA)
7 - EDWARD JUNIOR WILSON (SEMEN PADANG)
6 - HERMAN DZUMAFO EPANDI (PSPS)
ANDI ODDANG (PSM) 6 gol
5 - BAMBANG PAMUNGKAS (PERSIJA)
MUHAMMAD RIDHUAN BIN MUHAMAD (AREMA)
PIERRE PATTRICK SEME (PERSEMA)
CRISTIANO LOPEZ FIGUEIREDO (DELTRAS)
4 - FRANCISCO ALDO BARRETO MIRANDA (PERSIBA)
DANILO FERNANDO BUENO DE ALMEIDA (DELTRAS)
ANDI ODDANG (PSM)

KOLEV AKAN TURUNKAN PEMAIN PELAPIS HADAPI PERSIME

Palembang, 27/11 (ANTARA) - Pelatih Sriwijaya Football Club Ivan Kolev mengatakan akan menurunkan pemain pelapis (cadangan) menghadapi Persatuan Sepak Bola Muara Enim, pada laga uji coba di Stadion Sekundang Bara, Muara Enim, Selasa (30/11).

"Uji coba ini menjadi kesempatan saya untuk mencoba pemain pelapis yang jarang diturunkan. Saya ingin memperbaiki koordinasi pemain pelapis saat di lapangan, karena mereka masih terlihat kaku dalam menerapkan strategi," kata Kolev di Palembang, Sabtu.

Dia melajutkan, hal serupa juga telah diterapkan saat melakoni pertandingan uji coba melawan Persatuan Sepak Bola Angkatan Darat (PSAD), Kamis (25/11).

Pada uji coba itu, seluruh pemain lapis kedua mendapatkan giliran unjuk kemampuan, sementara para pemain utamanya seperti Kayamba, Ponaryo, Park Jung Hwan, Thierry Gathuessi, Diano tidak diturunkan.

"Seperti uji coba sebelumnya, yakni melawan PSAD, saya lebih banyak menurunkan pemain cadangan dan menyimpan pemain inti, karena semua pemain pelapis akan saya beri kesempatan," katanya.

Dia mengungkapkan, tidak memiliki target khusus pada laga uji coba melawan tim Persime.

Menurut dia, yang terutama adalah mematangkan strategi dan meningkatkan kerja sama tim.

"Target saya agar mereka bisa berkoordinasi dengan baik, " ujar pelatih asal Bulgaria ini.

Sriwijaya FC beruji coba dengan Persime untuk memenuhi undangan dari pemerintah kabupaten setempat, karena serangkaian meresmikan Stadion Sekundang Bara, Muara Enim.

Laga uji coba itu direncanakan disaksikan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, dan Presiden SFC H Dodi Reza Alex.

MANAJEMEN BERI "LAMPU HIJAU" KOLEV ROMBAK PEMAIN

Palembang, 27/11 (ANTARA) - Manajemen Sriwijaya Football Club memberikan "lampu hijau" kepada pelatih Ivan Kolev untuk melakukan perombakan tim dengan merekrut pemain baru dan melepas pemain lama.

Direktur Teknik SFC Hendri Zainuddin di Palembang, Sabtu, mengatakan, hal itu telah dibuktikan manajemen SFC dengan mengizinkan Ivan Kolev menyeleksi pemain Asia beberapa waktu lalu.

"Manajemen SFC telah mendatangkan pemain asal Australia Mirolad Simonovic (gelandang serang) untuk diseleksi atas permintaan Ivan Kolev. Kami mengizinkan karena sejak awal memberikan kebebasan penuh kepadanya dalam meracik tim," ujar dia.

Dia menerangkan, Kolev berniat melakukan seleksi pemain karena tidak puas dengan skuad pemain asing yang dimiliki saat ini, sehingga tetap berburu pemain asing meski telah memenuhi kuota yang ditetapkan PT Liga Indonesia.

"Diakui lini depan SFC kurang tajam. Kita membutuhkan pemain depan yang tajam untuk menemani Keith Kayamba Gumbs di sektor depan. Bisa saja jika Kolev mendapatkan yang cocok, salah seorang pemain asing yang dimiliki saat ini diganti," kata dia.

Dia menambahkan, manajemen SFC tidak mempermasalahkan keinginan Kolev untuk mendatangkan pemain untuk diseleksi hingga beberapa kali.

"Bagi kami tidak masalah mendatangkan pemain karena manajemen klub hanya menanggung biaya makan dan menginap. Sedangkan keperluan lainnya ditanggung oleh agen pemain. Yang penting mendapatkan pemain bagus," ujar dia.

Menurut anggota DPRD Banyuasin ini, manajemen sangat berhati-hati dalam menyeleksi pemain karena tidak ingin kejadian yang menimpa Julio Cesar terulang lagi.

"Kami sudah mengingatkan kepada Kolev untuk hati-hati, jangan sampai pemain yang sudah dinyatakan lolos seleksi malah tidak lolos verifikasi PT Liga Indonesia," kata dia.

SUPORTER SRIWIJAYA FC MINTA BUS TIM DICAT

Palembang, 27/11 (ANTARA) - Suporter Sriwijaya Football Club menyarankan kepada manajemen klub untuk mengecat bus tim karena masih menggunakan lambang klub yang lama.

Ketua Kelompok Suporter Bela Armada Sriwijaya Qusoy di Palembang, Selasa, mengatakan, SFC sudah menggunakan lambang berupa burung rajawali sejak musim lalu, tapi bus tim masih menggunakan lambang yang lama yang dipakai sejak musim 2004-2005.

"Saya rasa hal ini tidak sesuai lagi karena tidak mengikuti perkembangan zaman," kata Qusoy.

Selain itu, dia menambahkan, sudah selayaknya bus SFC itu dicat ulang karena warnanya sudah pudar dan kusam.

"Jika bus SFC bagus, maka akan membuat suporter semangat dalam memberikan dukungan, terutama saat menggiringi bus dari belakang menuju stadion untuk bertanding," kata dia.

Dia mengharapkan, jika nantinya dicat ulang, hendaknya pada dinding luar bus dipajang foto-foto pemain SFC yang telah menjadi ikon, seperti Ferry Rotinsulu dan Keith Kayamba Gumbs.

Terkait dengan permintaan suporter itu, Direktur Keuangan PT Sriwijaya Optimis Mandiri (manajemen SFC) Augie Bunjamin yang diwawancarai dalam kesempatan berbeda mengatakan usulan dari kelompok suporter itu akan segera direalisasikan.

"Memang sejak lama kami berkeinginan mengecat ulang bus tim. Tapi, belum menemukan saat yang tepat saja. Maklum saja, beberapa waktu lalu disibukkan mengurusi tim bertanding dan merasa mengecat tim bukan suatu yang 'urgent'," kata dia.

MAHARDIRGA LASUT TAK PERCAYA DIPILIH REIDL

Palembang, 27/11 (ANTARA) - Gelandang Sriwijaya Football Club Mahardirga Lasut mengaku tidak percaya dipilih pelatih tim nasional Alfred Reidl sebagai pemain cadangan pada Piala Asian Football Federation, 1-29 Desember 2010.

"Saya sudah mendengar kabar nama saya dimasukkan dalam tim Piala AFF sebagai cadangan. Sejauh ini saya belum mendapatkan informasi resmi dari PSSI, tapi jika benar rasanya tidak percaya bisa dilirik Reidl," katanya di Palembang, Sabtu.

Meski hanya sebatas pemain cadangan, tapi bagi pemain asal Manado ini, hal itu menjadi pencapaian luar biasa dalam karir sepak bola profesionalnya.

"Saya rasa seluruh pemain sepak bola di Indonesia berharap masuk timnas, begitu pula dengan saya. Menjadi pemain timnas merupakan impian saya sejak lama," ujar pesepak bola kelahiran Tomohon (Sulut), 17 Agustus 1988 ini.

Kepastian Mahadirga Lasut sebagai pemain cadangan Tim Merah Putih pada Piala AFF 2010 dinyatakan Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri Faisal Mursyid dalam kesempatan berbeda.

Menurut Faisal, jajaran pelatih Timnas Indonesia kembali memanggil pemain baru untuk memenuhi kuota pemain Tim Merah Putih pada Piala AFF 2010.

Dua pemain itu adalah Mardirga Lasut (SFC) dan Fendry Mofu (PS Semen Padang). Kedua pemain itu diproyeksikan menggantikan posisi Oktavianus dan Hariono yang mengalami cedera.

"Kami sudah mendapatkan informasi bahwa Mahardirga Lasut diplot sebagai pemain cadangan timnas. Memang tidak ada surat resminya tapi informasi dari petinggi PSSI dapat dijadikan peganggan buat kami," kata dia.

SIMANOVIC TERANCAM GAGAL GABUNG SFC

Palembang, 27/11 (ANTARA) - Milorad Simonovic teracam gagal bergabung dengan Sriwijaya Football Club karena terdeteksi hanya memperkuat klub Divisi II Liga Australia.

"Setelah kami teliti secara mendalam, ternyata Simonovic hanya bermain di NSW Primier League atau Divisi II Liga Australia," kata , kata Direktur Teknik SFC Hendri Zainuddin di Palembang, Sabtu.

Menurut dia, PT Liga Indonesia menetapkan seorang pemain asing asal Asia yang akan merumput di Liga Indonesia minimal bermain di kompetisi tertinggi di negaranya.

Sementara pemain non-Asia seperti dari Eropa, Amerika Latin, Afrika dan lainnya paling rendah bermain di Divisi I negaranya.

Dia menerangkan, Simonovic saat ini masih tercatat dalam daftar pemain Bonnyrigg White Eagles FC, klub yang berkompetisi pada NSW Premier League Australia.

Gelandang serang kelahiran Australia, 18 September 1985 ini masih terikat kontrak dengan Bonnyrigg White Eagles FC hingga akhir Desember 2010.

"Dengan status ini, Simonovic tidak memenuhi persyaratan dan sesegera mungkin akan dipulangkan ke negaranya," kata dia.

Dia menambahkan, meskipun demikian pihak manajemen SFC tetap menghargai Kolev dan akan melakukan diskusi mengenai pemulangan Simonovic ke Australia.

"Kami tetap memberikan dukungan kepada Kolev untuk menggelar seleksi dan mencari pemain asing terbaik bagi klub. Kami memahami bahwa SFC kekurangan stok penyerang karena pemain lini depan yang terbilang kurang tajam," ujar dia.

Dia mengungkapkan, ide untuk menyeleksi pemain bermula dari pelatih Ivan Kolev dan manajemen memberikan dukungan penuh dengan memberikan persyaratan.

"Manajemen hanya menanggung biaya makan dan menginap pemain selama mengikuti seleksi, sedang keperluan lainnya ditanggung agen," ujar dia.

Dia menambahkan, manajemen sangat berhati-hati dalam menyeleksi pemain karena tidak ingin kejadian yang menimpa pemain seleksi asal Brazil Julio Cesar terulang lagi.

"Kita tidak ingin kasus tidak lolosnya Julio dari verifikasi PT Liga Indonesia terulang lagi. Makanya manajemen sangat seleksitif dan meneliti secara saksama pemain yang diseleksi," kata dia.

Friday, 26 November 2010

KOLEV INGATKAN PEMAIN TIMNAS HINDARI CEDERA

Palembang, 26/11 (ANTARA) - Pelatih Sriwijaya Football Club Ivan Kolev mengingatkan pemainnya yang memperkuat Timnas Indonesia berlaga pada Piala Asian Football Federation, 1-29 Desember 2010, semaksimal mungkin menghindari cedera.

Hal itu diungkapkan gelandang serang Sriwijaya Football Club (SFC) Firman Utina yang dihubungi dari Palembang, Jumat.

"Saat bertemu di Palembang beberapa waktu lalu, Kolev sempat berpesan kepada kami (pemain timnas, red) untuk menjaga diri jangan sampai terkena cedera parah," kata dia.

SFC menyumbangkan lima pemain dalam Timnas Indonesia, yakni Firman Utina, Ferry Rotinsulu, Arif Suyono, M Ridwan, dan Oktavianus Maniani.

Menurut Firman, Kolev menyampaikan hal itu karena tidak ingin kejadian yang menimpa tiga pemain SFC saat menjalani training center (tc) timnas terulang lagi.

Oktavianus mengalami retak tulang kaki dan harus dikeluarkan sementara waktu dari TC timnas. Begitu pula halnya dengan Arif Suyono yang sempat mengalami cedera hamstring pada satu hari sebelum laga uji coba melawan Uruguay.

Sementara, Firman Utina sendiri sempat mengalami cedera selama memperkuat timnas, meskipun tak sampai dipulangkan ke klub seperti Arif dan Oktavianus.

"Arif, dan Oktavianus, dan saya sendiri sempat mengalami cedera parah saat mengikuti training center timnas. Mungkin, inilah yang melatarbelakangi Kolev mengingatkan agar kami semaksimal mungkin menghindari cedera," ujar dia.

Meskipun begitu, menurut Firman, Kolev memberikan dukungan seratus persen kepada pemain yang memperkuat timnas.

"Kolev mengatakan memberikan dukungan dan mengharapkan kami fokus saat menjalani training center dan berlaga dalam pertandingan timnas," kata dia.

PARK BISA BERKOMUNIKASI DENGAN BAHASA INDONESIA

Palembang, 26/11 (ANTARA) - Penyerang Sriwijaya Football Club asal Korea Selatan Park Jung Hwan mengaku sudah bisa berkomunikasi dalam Bahasa Indonesia meski belum begitu lancar.

"Saya sudah bisa memahami sedikit-sedikit jika diajak berkomunikasi menggunakan Bahasa Indonesia. Tapi, saya akui masih terbata-bata," kata Park di Palembang, Jumat.

Menurut mantan pemain Persiba Balikpapan ini, kemampuan berbahasa Indonesia itu terdongrak berkat menjalani les privat dengan seorang penerjemah.

"Manajemen SFC memberikan saya seorang guru untuk mengajari berbahasa Indonesia. Sebelumnya, saya hanya belajar sendiri dan tidak ada yang mengajarkan, sehingga saya merasa Bahasa Indonesia adalah bahasa yang sulit," kata dia.

Berkat menjalani suatu program khusus itu, Park pun akhirnya berani mempraktikkan berbahasa Indonesia dengan rekan-rekan di timnya.

"Setiap hari saya harus menggunakan Bahasa Indonesia, baik dengan teman, pelatih, atau orang-orang yang saya temui. Dengan begitu, saya akan semakin lancar dalam berkomunikasi," ujar dia.

Dia pun mengaku senang, karena dalam beberapa pekan terakhir sudah bisa mengobrol dengan para pemain SFC lainnya.

"Sebelumnya saya merasa sepi, tidak ada teman ngobrol karena tidak ada yang bisa bahasa Korea. Padahal, saya orangnya suka ngobrol," ujar dia.

Park Jung telah merumput di Indonesia sejak musim kompetisi 2008-2009 dengan memperkuat PSM Makassar, kemudian hijrah ke Persiba Balikpapan pada musim kompetisi 2009-2010.

Pada musim ini Park berlabuh ke Sriwijaya FC dengan mengisi kuota pemain asing Asia.***4***