Palembang, 27/11 (ANTARA) - Suporter Sriwijaya Football Club menyarankan kepada manajemen klub untuk mengecat bus tim karena masih menggunakan lambang klub yang lama.
Ketua Kelompok Suporter Bela Armada Sriwijaya Qusoy di Palembang, Selasa, mengatakan, SFC sudah menggunakan lambang berupa burung rajawali sejak musim lalu, tapi bus tim masih menggunakan lambang yang lama yang dipakai sejak musim 2004-2005.
"Saya rasa hal ini tidak sesuai lagi karena tidak mengikuti perkembangan zaman," kata Qusoy.
Selain itu, dia menambahkan, sudah selayaknya bus SFC itu dicat ulang karena warnanya sudah pudar dan kusam.
"Jika bus SFC bagus, maka akan membuat suporter semangat dalam memberikan dukungan, terutama saat menggiringi bus dari belakang menuju stadion untuk bertanding," kata dia.
Dia mengharapkan, jika nantinya dicat ulang, hendaknya pada dinding luar bus dipajang foto-foto pemain SFC yang telah menjadi ikon, seperti Ferry Rotinsulu dan Keith Kayamba Gumbs.
Terkait dengan permintaan suporter itu, Direktur Keuangan PT Sriwijaya Optimis Mandiri (manajemen SFC) Augie Bunjamin yang diwawancarai dalam kesempatan berbeda mengatakan usulan dari kelompok suporter itu akan segera direalisasikan.
"Memang sejak lama kami berkeinginan mengecat ulang bus tim. Tapi, belum menemukan saat yang tepat saja. Maklum saja, beberapa waktu lalu disibukkan mengurusi tim bertanding dan merasa mengecat tim bukan suatu yang 'urgent'," kata dia.
Saturday, 27 November 2010
SUPORTER SRIWIJAYA FC MINTA BUS TIM DICAT
Posted by admin on 09:30


0 comments:
Post a Comment